Memberi Informasi Tanpa Provokasi

Senin, 07 Agustus 2017

Presiden Jokowi Hadiri Pasanggiri dan Kejurnas Persinas Asad



Jakarta - Sebuah kesyukuran tersendiri bagi masyarakat bila acara yang dibuatnya dihadiri oleh orang terkenal, terlebih orang nomor satu di Indonesia. inilah yang dirasakan warga LDII di Jakarta tepatnya di Pondok Pesantren Minhajjurrosyidiin Kel. Lubang Buaya, Kec. Cipayung, Jakarta Timur dalam menyambut kedatangan Jokowi.

Orang nomor satu Indonesia hadir membuka acara Pasanggiri Nasional Tingkat Remaja Perguruan Pencak Silat Nasional (Persinas) ASAD, Selasa (8/8/2017), bahkan Presiden Joko Widodo telah hadir sejak pukul 07.59 Wib lengkap dengan pakaian kebesaran Asad yang berwarna hijau dan ikat kepala. Jokowi pun membuka acara dengan seremonial peresmian pembukaan pemukulan gong yang didampingi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Pimpinan Ponpes dan Ketua Umum Persinas Asad.

Presiden Jokowi mengapresiasi dan bangga dengan kegiatan ini "Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan tinggi karena telah ikut memelihara, menjaga, tradisi leluhur kita, seni bela diri pencak silat" ucap Jokowi.

Acara Pasanggiri dan Kejurnas Persinas Asad ini akan berlangsung pada tanggal 8 - 11 agustus 2017 yang mengundang kurang lebih 5000 orang, dihadiri dari perwakilan 34 provinsi, beberapa media baik dari istana maupun dari ponpes, bahkan pihak panitia pun menyiarkan siaran langsung acara tersebut di Youtube.

Sekretaris Umum PB Persinas Asad Teddy Suratmadji dalam wawancaranya menjelaskan bahwa "Kejuaraan ini adalah perhelatan rutin dilaksanakan, untuk melahirkan atlet-atlet muda internal perguruan Persinas Asad melalui seleksi ketat di tingkat kejuaran daerah, kabupaten dan provinsi"

"Silat merupakan seni beladiri khas Indonesia yang merupakan warisan budaya leluhur bangsa Indonesia, maka budaya ini harus dilestarikan dari generasi ke generasi, dan ini adalah Kejurnas yang ke-5" tutur Teddy.

Persinas Asad telah mencatatkan beberapa prestasi  yaitu mewakili Indonesia di acara Festival Beladiri Dunia Chungju, Korea Selatan, tahun 2008, yang berhasil meraih tiga besar peserta terbaik, berdampingan Jepang dan China.


Share:

Ketua Forum Telematika KTI: Bisnis Startup Lahirkan Jutawan Muda


Makassar – Dari tahun ke tahun pengguna internet di Indonesia meningkat signifikan. Pada 2014, netizen atau orang yang tersambung dengan internet di Indonesia mencapai 88,1 juta orang. Jumlah ini meningkat menjadi 93,4 juta orang pada 2015. Di 2016, angka tersebut naik menjadi 132,7 juta orang.
Banyaknya pengguna internet ini menjadi pasar yang potensial bagi pemasaran produk atau jasa di dunia digital. Hal ini dikemukakan Ketua Forum Telematika Kawasan Timur Indonesia (KTI) Hidayat Nahwi Rasul saat menjadi narasumber di pelatihan digital marketing di Hotel Alden, Jalan Lasinrang, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (5/8/2017).
Pelatihan yang digagas Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulawesi Selatan ini mengajak pemuda produktif dengan berwirausaha di dunia bisnis e-commerce. Adapun peserta pelatihan diantaranya Pemuda Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulawesi Selatan, Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) dan Home Basecamp Ballatta Sulawesi Selatan.
Selama ini, kata Hidayat, tidak sedikit netizen yang menyebarkan atau mengunggah informasi sampah di internet. “Banyak pemuda yang tidak produktif dan membuang waktu. Misalnya mengakses situs porno, menyebarkan berita bohong, dan bermain game online. Dengan ilmu marketing digital, pemuda diajak mencari uang di internet, sehingga bisa produktif,” paparnya.
Padahal, Hidayat mengungkapkan, pembangunan kabel fiber optik bawah laut melalui proyek Palapa Ring akan meningkatkan kecepatan akses internet (high speed internet). Hal ini, kata Hidayat, tentunya semakin mempermudah untuk memasarkan barang di dunia online. “Peluang menjadi jutawan terbuka lebar,” sebut anggota White List Nusantara Kemkominfo ini.
Ketua Komisi Teknologi Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Sulawesi Selatan ini menyampaikan nilai transaksi e-commerce. Pada 2016, katanya, transaksinya menyentuh angka US$ 4,89 milyar dolar. Sedangkan di tahun yang sama, netizen yang menjadi online shopper mencapai 8,7 juta orang. “Adapun produk yang populer di bisnis online antara lain pakaian sebesar 67,1 persen, sepatu 20,2 persen, tas 20 persen, jam 7,6 persen, tiket pesawat 5,1 persen, handphone 5,1 persen, aksesoris kendaraan 2,8 persen, dan kosmetik 2,3 persen,” ujar Hidayat dihadapan 80 peserta.
Melalui gerakan 1.000 startup digital, pemuda didorong mandiri. “Pelatihan yang digagas Dispora Sulawesi Selatan ini relevan mendorong anak muda manfaatkan gawai untuk mencari uang. Sebab bisnis digital meningkat signifikan dari tahun ke tahun. Sekarang bukan hanya kerja keras, tetapi juga kerja cerdas,” kata pakar telematika ini.
Untuk masuk ke dunia ekonomi informasi, kuncinya adalah digital marketing. “Di dunia digital, peluang meraup rupiah sangat besar. Dengan ilmu digital marketing, manfaatkanlah gadget untuk menjadi jutawan,” ajaknya. (*)
Penulis: Ilmaddin Husain | Wakil Sekretaris DPW Sulsel
Share:

Minggu, 06 Agustus 2017

MAN Sidenreng Rappang Hadiri Raimuna Nasional XI 2017



Kepala Sekolah MAN Sidrap Amiruddin Beddu, S.Pd.,MM. bersalaman dengan siswa kiriman sekolahnya

Madrasyah Aliyah Negeri (MAN) Sidenreng Rappang melepas tiga siswa dan satu pembinanya untuk mengikuti Raimuna Nasinal XI Tahun 2017 hari ini Senin (07/08/2017) ke Bumi Perkemahan Graha Wisata Wiladatika Cibubur Provinsi Jakarta Timur

Pelepasan tersebut berlangsung di halaman sekolah MAN Sidenreng Rappang jl. Poros Pinrang No.1A Baranti Kel. Duampanua Kec. Baranti, Sidrap Sulsel, oleh Kepala Madrasyah Amiruddin Beddu, S.Pd.,MM. di hadapan guru-guru dan ratusan siswa-siswi yang bertepatan upacara senin sekolah tersebut

Peserta yang dikirim terdiri dari tiga orang ditambah satu pembina yaitu M. Syahrul, R. Rezki, Novitasari, sementara pembinanya yaitu Musril Hamzah

Dalam pidatonya Amiruddin Beddu, S.Pd.,MM. mendoakan semoga peserta kiriman sekolahnya selamat sampai tujuan dan kembali dengan mengharumkan Prov. Sulsel dan kwartir Cabang Pramuka Kab. Sidrap, khususnya MAN Sidenreng Rappang, tuturnya.

"Ini sebuah kebanggaan bagi sekolah kita, setelah kembali dari tugas mereka diharapkan bisa menjadi panutan anggota pramuka Sidrap dan para teman-teman sekolahnya di madrasah" tutur Amiruddin.

Raimuna Nasinal XI Tahun 2017 rencananya akan berlangsung pada tanggal 13 - 21 Agustus 2017 di Bumi Perkemahan Graha Wisata Wiladatika Cibubur Prov. Jakarta Timur
Kepala sekolah dan beberapa guru MAN Sidrap foto bersama utusan setelah upacara di hadapan ratusan siswanya


Share:

Pemuda LDII Hadiri Pelatihan IT Dispora Sulsel

Foto bersama pemateri hari pertama Prof. Dr. Imam Mujahidin (baju biru muda) dan Hidayat Nahwi Rasul (baju batik kuning)
MAKASSAR -Puluhan pemuda Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulawesi Selatan mengikuti pelatihan digital marketing dan informasi teknologi (IT) angkatan pertama yang dilaksanakan oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Sulawesi Selatan di Hotel Dinasti Jl Lombok No. 30, Pattunuang, Makassar,selama tiga hari, Kamis hingga Sabtu (29/7/2017).
Kegiatan ini mengangkat tajuk Pelatihan Informasi Teknologi (IT) Bagi Tenaga Kepemudaan Angkatan I Tahun Anggaran 2017.

Acara ini dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Prov. Sulsel yang diwakili oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda dan Kepramukaan Megawati, SE.,MM. Turut hadir Ketua DPW LDII Sulsel Hidayat Nahwi Rasul, dan Wakil Ketua Ishak Andi Ballado dan Muhktar Mannan, wakil sekretaris Ismail Arifin, puluhan Pemuda LDII, Forum Telematika Sulsel, Pelajar, Mahasiswa, Forum Binaan Dispora terdekat, Home Basecamp Ballatta Sulsel, LSM Laskar Merah Putih Indonesia, KPI, PP Pemilar, Mapalasta UIN Alauddin, Forum Pemuda Bhinneka Tunggal Ika (FPBTI), dan Purna Prakarya Muda Indonesia (PPMI).

“Era globalisasi menuntut dan syarat dengan persaingan, menguasai teknologi informasi dan komunikasi adalah mutlak sebagai sarana komunikasi global untuk peningkatan kwalitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang cerdas, terampil, berakhlaq mulia, agar mampu bersaing di tingkat nasional, regional, maupun internasional” tutur Megawati dalam sambutannya.

“Pemerintah, Masyarakat, LSM, dan Pemuda itu sendiri berhak memfasilitasi kegiatan kepemudaan, sesuai dengan tujuan dari pembangunan kepemudaan menurut UU no. 40 tahun 2009 yaitu untuk mewujudkan pemuda yang berakhlaq, beriman, bertaqwa kepada Allah Yang Maha Esa serta cerdas, kreatif, trampil, jujur, inovatif, dan bertanggung jawab baik dibidang kepemimpinan, kepeloporan, maupun di bidang kewirausahawan” lanjut Megawati.

Sementara itu di tempat yang sama, Ketua DPW LDII Sulsel Hidayat Nahwi Rasul dalam arahannya mengatakan “Inti dari internet adalah pengetahuan dan informasi, kita tidak akan mendapat ilmu pengetahuan dan informasi yang baik kalau tidak berani menyelam, sebab kedua hal tersebut ada di kedalaman internet” tutur Hidayat

“Hanya saja, kebanyakan orang terjebak dalam trend percakapan medsos semisal whatsapp, facebook, dan instagram” lanjut Hidayat. “Terlebih lagi bila penggunaan internet untuk menyebar hoax dan konsumtif. Seharusnya kita harus cerdas dan produktif menghasilkan informasi yang bermanfaat” ucap Ketua Forum Telematika Kawasan Indonesia Timur.

Pelatihan IT ini dihadiri kurang lebih 60 pemuda dan rencananya pelatihan informasi teknologi Dispora Prov. Sulsel ini akan dilaksanakan hingga angkatan ke-5 di bulan Juli dan Agustus.
Share:

Statistik Pengunjung

Neymar tega benar

Anak Muda Kreatif

Cari Blog Ini

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya